Selasa, 21 Juli 2026
[HOAKS : FALSE CONTEXT]
Beredar sebuah unggahan di Facebook yang di klaim memperlihatkan korban tewas akibat di terkam harimau di gunung papandayan.
CEK FAKTA:
Dilansir Kompas.com, Selasa (14/7/2026), Kepolisian Resor Garut memastikan bahwa tidak benar ada serangan macan atau harimau terhadap warga di kawasan Gunung Papandayan. Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, menegaskan bahwa gambar yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Menurut Susilo, gambar yang beredar sama sekali bukan berasal dari kejadian di Garut, melainkan korban dari peristiwa ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Gambar tersebut berasal dari video penemuan proyektil atau bekas peluru jenis mortir yang masih aktif oleh warga Cipatat. Tanpa menyadari bahaya, korban mencoba membuka proyektil tersebut dengan cara dipukul, hingga akhirnya memicu ledakan.
KESIMPULAN :
Narasi yang mengklaim adanya serangan macan atau harimau terhadap tiga warga di kawasan Gunung Papandayan merupakan hoaks. Gambar yang beredar sebenarnya adalah korban ledakan proyektil mortir aktif di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, yang tidak ada kaitannya dengan serangan satwa liar di Garut.
RUJUKAN:
TEKS:
Nauvaldi Pramudya Ardani @nauvaldipr
Putri Manda Sazkia @maandaszk